
Rilis Berita No.35/RLS/VII/2026
Jakarta, 26 Juli 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional Tahun 2026, FAKTA Indonesia menggelar kampanye publik bertajuk “Lindungi Anak dari Minuman Tinggi Gula: Kurangi Minuman Manis, Perbanyak Air Putih” di kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) Sudirman, Jakarta. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengajak masyarakat membangun lingkungan pangan yang lebih sehat sekaligus memperkuat dukungan terhadap kebijakan perlindungan anak dari konsumsi minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK).
Berbagai aktivitas edukatif diselenggarakan, mulai dari senam ceria anak dan keluarga, mewarnai gambar, storytelling mengenai pentingnya memilih minuman sehat, booth edukasi membaca kandungan gula pada label pangan, hingga aksi simbolik sebagai bentuk kepedulian terhadap tingginya konsumsi minuman berpemanis pada anak-anak. Melalui kegiatan tersebut, FAKTA Indonesia ingin menanamkan kebiasaan memilih air putih sebagai minuman utama sekaligus meningkatkan kesadaran orang tua mengenai bahaya konsumsi gula berlebih.
Pada kegiatan yang diikuti sekitar 250 anak dari berbagai Kampung Sehat yang ada di Jabodetabek ini FAKTA Indonesia menilai bahwa meningkatnya konsumsi MBDK di kalangan anak dan remaja bukan semata-mata persoalan pilihan individu atau keluarga. Masifnya promosi produk, kemudahan memperoleh minuman tinggi gula di berbagai tempat, serta informasi gizi yang belum mudah dipahami telah menciptakan lingkungan pangan yang kurang mendukung kesehatan anak. Oleh karena itu, perlindungan anak membutuhkan peran aktif negara melalui kebijakan yang lebih kuat dan berpihak pada kesehatan masyarakat.
Data menunjukkan Indonesia masih menghadapi beban penyakit diabetes yang terus meningkat. Indonesia bahkan menempati peringkat kelima dunia dengan jumlah penyandang diabetes terbanyak. Di Provinsi DKI Jakarta, jumlah penderita Diabetes Melitus meningkat dari 233.918 orang pada tahun 2020 menjadi 331.500 orang pada tahun 2024. Kondisi ini menjadi peringatan bahwa upaya pencegahan harus dimulai sejak usia anak melalui pembentukan lingkungan/kampung sehat.
Melalui peringatan Hari Anak Nasional ini, FAKTA Indonesia menyampaikan sejumlah tuntutan kebijakan kepada pemerintah, yaitu:
- Mempercepat penerapan cukai Minuman Berpemanis Dalam Kemasan (MBDK) sebagai instrumen perlindungan kesehatan masyarakat.
- Memperkuat sistem pelabelan gizi depan kemasan yang mudah dipahami konsumen.
- Membatasi pemasaran, promosi, sponsorship, dan penjualan MBDK yang menyasar anak-anak.
- Menyediakan akses air minum yang aman di sekolah, ruang publik, dan fasilitas umum.
- Mendorong pelaku usaha menjalankan tanggung jawab perlindungan anak serta tidak memasarkan produk tinggi gula secara menyesatkan.
- Mengajak media dan pemengaruh mendukung kampanye konsumsi pangan sehat bagi anak.
FAKTA Indonesia menegaskan bahwa anak bukan target pasar minuman tinggi gula. Perlindungan terhadap anak merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, dunia usaha, sekolah, keluarga, media, dan masyarakat. Hari Anak Nasional harus menjadi momentum untuk memastikan setiap anak Indonesia memperoleh hak atas kesehatan, informasi yang benar, dan lingkungan pangan yang aman serta sehat.
Melalui kegiatan ini, FAKTA Indonesia berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya membatasi konsumsi minuman tinggi gula serta mendukung kebijakan publik yang mampu melindungi generasi penerus bangsa dari ancaman penyakit tidak menular. Edukasi kepada keluarga harus berjalan beriringan dengan kebijakan negara yang mampu menciptakan lingkungan pangan yang berpihak kepada kesehatan anak.
Tentang FAKTA Indonesia
Forum Warga Kota (FAKTA) Indonesia adalah organisasi masyarakat sipil yang mendorong pemenuhan hak warga atas kota yang sehat, adil, aman, inklusif, dan berkelanjutan, termasuk melalui advokasi perlindungan anak, kesehatan publik, kawasan tanpa rokok, pangan sehat, transportasi publik, ruang kota, dan hunian yang layak.Informasi: www.fakta.or.id