“Penundaan Cukai MBDK bentuk pelanggaran Hak Asasi Manusia”
Pers Release No. Reg Release 021/RLS/XI/2025 Jakarta, 10 Desember 2025— Keputusan pemerintah yang kembali menunda penerapan kebijakan cukai minuman berpemanis […]
Pers Release No. Reg Release 021/RLS/XI/2025 Jakarta, 10 Desember 2025— Keputusan pemerintah yang kembali menunda penerapan kebijakan cukai minuman berpemanis […]
Jakarta (ANTARA) – Forum Warga Kota (Fakta) Indonesia menggelar aksi damai di kawasan Patung Kuda Jakarta Pusat, dengan meminta pemerintah
FAKTA Indonesia bersama Yayasan KAKAK Surakarta, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM (FK-KMK UGM) dengan warga kampung membentuk Deklarasi
JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Sebanyak tiga kelurahan di Kota Surakarta yakni Mojosongo, Laweyan, dan Tegalharjo resmi mendeklarasikan diri sebagai “Kampung Sehat Siaga
Indonesia saat ini menghadapi kondisi darurat diabetes, namun pemerintah belum menunjukkan langkah jelas dalam penerapan cukai Minuman Berpemanis dalam Kemasan
Dalam rangka mendorong pola hidup sehat serta menciptakan lingkungan yang mendukung pencegahan penyakit tidak menular (PTM), seperti diabetes dan obesitas.
Judul di atas mungkin akan terasa asing di telinga kita yang awam mengenai minuman manis ini. Kenapa, ada apa memangnya
Fakta bahwa minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) memiliki dampak buruk terhadap kesehatan sudah tidak dapat dipungkiri. Misalnya saja informasi komposisi
Indonesia saat ini menjadi negara tidak sehat, akibat tingginya angka penderita obesitas, diabetes dan gagal ginjal terutama pada anak-anak. Posisi
Fakta: Dukung Pemerintah Terapkan Cukai MBDK https://rm.id/baca-berita/nasional/275807/penderita-anak-gagal-ginjal-meningkat-fakta-dukung-pemerintah-terapkan-cukai-mbdk Rakyat Merdeka – Pemerintah diingatkan segera memberlakukan cukai terhadap Minuman Berpemanis dalam Kemasan (MBDK).